Minggu, 25 November 2012

Teka-teki Kosmik

Oleh: Lawrence M. Krauss dan Michael S. Turner

(Sumber: Special Edition Scientific American – The Frontiers of Physics, 2006, hal. 67-73)


"Inkarnasi baru konstanta kosmologis Einstein mungkin menunjukkan jalan melampaui relativitas umum".

Alam semesta lengang mungkin menjadi nasib akhir kita jika perluasan kosmik terus mencepat—sebuah fonemena yang dipercaya disebabkan oleh konstanta kosmologis. Bola oranye merepresentasikan alam semesta teramati, yang tumbuh dengan kecepatan cahaya; bola biru merepresentasikan petak ruang yang mengembang. Seraya perluasan mencepat, semakin sedikit gugus galaksi yang dapat diamati.

Kamis, 22 November 2012

Kuantum Ruang Semesta Tidak Menghambat Kecepatan Cahaya

(KeSimpulan) Sebuah petunjuk bahwa fluktuasi kuantum (quantum) dalam struktur alam semesta memperlambat kecepatan cahaya belum dibuktikan dalam pengamatan oleh NASA's Fermi teleskop. Bertentangan hasil pengukuran pada tahun 2005. Teori realativitas khusus Einstein menyatakan bahwa semua radiasi elektromagnetik bergerak melalui ruang hampa dengan kecepatan cahaya.

Minggu, 18 November 2012

Ilmu Pengetahuan dan Agama

Oleh: Ayatullah Murtadha Muthahhari

Hubungan antara Ilmu Pengetahuan dan Agama

Telah kita kaji hubungan antara sisi manusiawi manusia dan sisi hewaninya. Dengan kata lain, hubungan antara kehidupan budaya serta spiritual manusia dan kehidupan materialnya. Kini sudah jelas bahwa sisi manusiawi manusia itu eksistensinya independen dan bukanlah sekadar cermin kehidupan hewaninya. Juga sudah jelas bahwa ilmu pengetahuan dan agama merupakan dua bagian pokok dari sisi manusiawi manusia. Kini marilah kita telaah keterkaitan yang terjadi atau yang dapat terjadi antara dua segi dari sisi manusiawi manusia itu.

Kearifan dan Keadilan Ilahi

Oleh: Ayatullah Murtadha Muthahhari

Dalam hubungannya dengan konsepsi Ilahiah tentang dunia, dalam ilmu ketuhanan dibahas beberapa masalah tentang hubungan antara Allah dan dunia, seperti apakah dunia ini, sementara atau abadi, dari manakah asal segala sesuatu yang ada ini. Juga dibahas masalah-masalah lain seperti itu. Namun, kalau melihat keseimbangan segenap eksistensi, maka dapat dikatakan di sini bahwa masalah-masalah kearifan dan keadilan ilahi saling berkaitan erat. Kalau merujuk kepada masalah keadilan Ilahi, maka dapat dikatakan bahwa sistem dunia yang ada ini merupakan sistem yang paling arif dan adil. Dasar sistem ini bukan saja pengetahuan, kesadaran dan kehendak. Sistem ini juga merupakan sistem yang paling baik dan sehat. Tak mungkin ada sistem lain yang lebih baik daripada sistem ini. Dunia yang ada ini merupakan yang paling sempurna.

Pandangan Dunia

Oleh: Ayatullah Murtadha Muthahhari

Salah satu pembahasan yang amat signifikan berkenaan dengan “Pandangan Alam Semesta” (ar-Ru’yah al-Kauniah) adalah kebenaran dan kebatilan di alam semesta, dan kebenaran dan kebatilan dalam masyarakat dan sejarah.

Namun, pembicaraan kita sekarang ini akan lebih terfokus pada topik yang kedua. Kendati nantinya, topik pertama yang berkaitan dengan kebenaran dan kebatilan di alam semesta akan dibahas pula secara singkat.

Konsepsi tentang Alam Semesta

Oleh: Ayatullah Murtadha Muthahhari

Setiap doktrin dan filsafat kehidupan tentu didasarkan pada kepercayaan, evaluasi tentang kehidupan, dan interpretasi serta analisis tentang alam semesta. Cara berpikir sebuah mazhab tentang kehidupan dan alam semesta dianggap sebagai dasar dari segenap pemikiran mazhab itu. Dasar ini disebut konsepsi mazhab itu tentang alam semesta.

Semua agama, sistem sosial, mazhab pemikiran, dan filsafat sosial didasarkan pada konsepsi tertentu tentang alam semesta. Semua sasaran yang dibeberkan sebuah mazhab, cara dan metode untuk mencapai sasaran itu, merupakan akibat wajar dari konsepsi mazhab tersebut tentang alam semesta.

Mengeksplorasi Alam Semesta Kita dan Alam Semesta Lain

Oleh: Martin Rees

(Sumber: Scientific American, Special Edition – The Once and Future Cosmos, 31 Desember 2002, hal. 82-87)

"Di abad ini kosmolog akan membongkar misteri kelahiran alam semesta kita—dan barangkali juga membuktikan eksistensi alam-alam semesta lain".

Struktur skala besar alam semesta bisa 
disimulasikan dengan menjalankan model
-model kosmologis pada superkomputer. 
Dalam simulasi di atas, yang dihasilkan oleh 
Virgo Consortium, setiap partikel 
merepresentasikan galaksi

Pandangan Ilmuwan

Apa yang dilakukan oleh Ilmuwan ?

Sains adalah aktivitas pemecahan masalah yang dilakukan oleh manusia yang dimotivasi oleh rasa ingin tahu tentang dunia sekitar mereka dan keinginan untuk memahami alam tersebut; serta keinginan untuk memanipulasi alam dalam rangka memuaskan keinginan atau kebutuhannya. Misalnya dalam bidang pertanian diinginkan hasil panen yang melimpah dan berkualitas baik, sehingga berkembanglah ilmu untuk melakukan seleksi dan persilangan untuk didapatkan bibit yang baik, metoda pengolahan tanah yang optimal, perawatan tanaman supaya tidak diganggu hama dan penyakit, sampai kepada pengolahan pasca panen.

Apakah Sains Itu?

Meledaknya Pesawat Ulangalik Chalengger
Dalam cuaca yang dingin dan langit tak berawan, pada tanggal 28 Januari 1986, dari Tanjung Canaveral, Florida, Amerika Serikat, diluncurkan sebuah pesawat ulang-alik[1]. Diantara tujuh awak pesawat tersebut, salah satu yang ikut mengangkasa adalah Christa McAuliffe, seorang guru sekolah dasar dari daerah New England yang terpilih untuk menjadi “Guru di Ruang Angkasa”, suatu program khusus dari NASA untuk mendorong daya tarik siswa sekolah tentang sains dan teknologi. Challenger space shuttle menghidupkan dua roket pendorong untuk mulai mengangkasa, meninggalkan asap gelap di tempat peluncuran, bergerak ke arah timur di atas Samudera Atlantik dengan suara yang menggelegar. Suatu peluncuran yang sempat tertunda empat kali karena rendahnya suhu musim dingin.

Mistisisme dan Fisika Baru

Michel Talbot seakan mengajak kita bertamasya ke wilayah mistik kuno, lebih tepatnya kearifan kuno, dan fisika baru, kemudian mempersilahkan kepada kita untuk menjumput persamaan-persamaan yang ada diantara wilayah tersebut. Apakah ada “sesuatu” yang memang bisa dijumput dari dua wilayah yang sekilas bertolak belakang itu? Kalau “ada” dimana letak titik pertemuan tersebut?

Membicarakan mistis tentunya tidak lepas dari hal-hal yang di luar nalar manusia. Mistis lebih cepat merebak di kalangan masyarakat dibandingkan dengan dunia ilmiah. Hal ini tidak lepas, kemunculan mistis memang lebih dahulu dibandingkan dengan cara berpikir ilmiah. Bahkan, keberadaan mistis sampai hari ini pun masih tetap eksis, dan digandurngi masyarakat dalam hal tertentu.

Menyingkap Tabir Manifestasi New Age

 .... Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace
You may say that I'm a dreamer
But I'm not the only one
I hope someday you'll join us
And the world will be as one .....

Siapa yang tak ingin hidup dalam perdamaian? Kutipan lirik lagu Imagine tersebut sering terdengar sebagai soundtrack video klip atau siaran yang mengulas kekerasan, perang dan perdamaian. Tampak suatu dunia yang ideal. Namun, tahukah Anda semangat apa yang menjadi misi lagu tersebut? The Beatles mendendangkan pesan make peace, love and not war dengan misi memberikan pengharapan untuk suatu zaman baru yang utopis. Mereka berharap dunia ini akan men-jadi satu. Inilah yang diusung para New Ager, pengikut New Age.

David Bohm: Introduksi Singkat Kepada Karya Krishnamurti

oleh David Bohm

Saya mengenal karya Krishnamurti pertama kali pada tahun 1959, ketika saya membaca bukunya, The First and Last Freedom. Yang terutama membangkitkan minat saya adalah pencerahannya yang mendalam tentang masalah 'si pengamat' dan 'yang diamati'. Masalah ini telah lama berada di titik pusat karya saya sendiri, sebagai ilmuwan fisika teoretis, yang terutama berminat kepada makna dari teori kuantum. Di dalam teori kuantum, untuk pertama kali dalam perkembangan ilmu fisika, pengertian bahwa 'si pengamat' dan 'yang diamati' tidak dapat dipisahkan dianggap perlu untuk memahami hukum-hukum fundamental dari materi pada umumnya. Oleh karena itulah, dan juga oleh karena buku itu mengandung pencerahan-pencerahan lain yang mendalam, saya merasa perlu untuk bertemu dengan Krishnamurti secara langsung dan secara pribadi secepat mungkin. 

Kamis, 15 November 2012

Teori Dawai dan Pembuktiannya

Sejarah perkembangan ilmu fisika menunjukkan suatu hal yang menarik. Salah satu hal yang menonjol adalah adanya upaya penyatuan/unifikasi berbagai hukum alam menjadi satu ide tunggal yang bisa menjelaskan dua hal atau lebih yang sebelumnya dianggap tidak berhubungan.

'Tuhan Baru' (habis)

Mind over Matter:

Prinsip yang tertinggi dan paling primer alam semesta adalah ‘sebab’ yang pada esensinya niscaya, yang rantai sebab-sebab berakhir padanya. Seperti yang dipertanyakan secara retorika aleh Baqir Shadr dalam “Falsafatuna”—magnum opus-nya, yaitu “Apakah sebab efisien alam itu adalah sebab material itu sendiri atau bukan?” Di belakang meja dan kayu, ada tukang kayu, ada hal-hal lain yang menyebabkan adanya meja. Sebab-sebab ini akan membawa pada hal yang tidak bisa ditelaah secara matter.

'Tuhan Baru' (Bag 4)

A Matter of a New Philosophy

Dalam sebuah novel spiritual “The Celestine Prophecy” milik James Redfield – yang merupakan novel beraroma New Age, dikatakan bahwa wawasan ketiga adalah masalah energi. Wawasan ketiga ini menggambarkan pemahaman baru atas dunia fisik. Dikatakan bahwa manusia akan belajar menyerap apa yang dulu merupakan energi yang tak terlihat. Banyak ilmuwan menganggap hal semacam ini sebagai hocus pocus, akan tetapi ilmuwan fisika baru tidak menganggapnya demikian.

'Tuhan Baru' (bag 3)

A Matter of a New Physics

Teori kuantum juga mengumumkan adanya keterkaitan esensial dari alam semesta. Ia juga memperlihatkan bahwa kita tidak dapat mendekomposisikan dunia ke dalam unit-unit terkecil yang ada secara bebas. Bila menembus ke dalam materi, maka akan ditemukan bahwa ia terbuat dari partikel-partikel, tetapi semua ini bukanlah merupakan balok-balok bangunan dasar. Teori kuantum memaksa kita untuk melihat alam semesta bukan sebagai suatu kumpulan objek-objek fisik, melainkan lebih sebagai jaringan rumit dari relasi antar berbagai bagian dari suatu keseluruhan yang menyatu.

‘Tuhan Baru’ (Bag 2)

A Matter of Physics

Daftar kualitas fisis tersebut masih bersifat terbuka bagi penambahan, namun yang sudah dapat dipastikan adalah bahwa semuanya itu terdiri atas berbagai ciri yang merupakan objek ilmu fisika. (Keith Campell, 1967). Secara singkat, sifat-sifat fisis tersebut dapat diungkapkan sebagai: sifat publik, sifat dapat dikontrol, non mental, alami, atau tercerap indera.

'Tuhan Baru' (bag 1)

Matter and Matter

Ternyata hampir tidak ada seorangpun yang tidak bertuhan, atau paling tidak, setiap orang secara sadar atau tidak, mengakui adanya ujung rangkaian kausal dalam dunia kosmik. Ujung rangkaian itu disebut dengan ‘materi’.

Rabu, 14 November 2012

Jantung Memiliki Kesadarannya Sendiri


Jantung atau heart memiliki kesadarannya sendiri 

Mengapa orang-orang suci sering digambarkan dengan jantung yang bersinar oleh gambar-gambar kuno.  Inilah penjelasan ilmiah mengapa demikian dan mengapa orang-orang suci memiliki pengaruh yang sangat kuat secara positif terhadap lingkungannya.

Tulisan ini juga memberi bukti adanya pengetahuan kuno yang hilang. Dan dapat dikatakan juga membuktikan  adanya peradaban yang dimasa lalu memahami hal ini jauh lebih banyak dari yang dipahami sains modern dan juga diperoleh lewat cara berpengetahuan yang tidak dipahami peradaban saat ini.

Realitas Serba Berubah

Berikut disajikan suatu artikel tentang Karl Pribram, seorang ilmuwan syaraf dari Universitas Stanford yang terkenal dengan teori otak holografisnya, ditulis oleh Marylin Ferguson, penulis buku "The Aquarian Conspiracy" dari tahun 1960-an, yang menjadi buku klasik dari gerakan New Age 

Jika Anda ingin tahu, di mana revolusi riset otak yang akan datang berlangsung, pelajarilah apa yang pada saat ini diminati oleh Karl Pribram. Sepanjang karirnya, ilmuwan syaraf berusia 58 tahun dari Universitas Stanford ini selalu berada di dekat–kalau bukan penganjur utama—dari hampir semua pergolakan pemikiran tentang bagaimana otak bekerja.

Kamis, 08 November 2012

Bagaimana Membangun Mesin Waktu

Oleh: Paul Davies

(Sumber: Scientific American Reports – Special Edition on Astrophysics, 2007, hal. 28-33)


"Tidak akan mudah, tapi mungkin dilakukan".


Generator/mesin pengeret wormhole yang diimajinasikan oleh seniman futuris Peter Bollinger. Lukisan ini menggambarkan akselerator partikel raksasa berbasis angkasa yang sanggup menciptakan, memperbesar, dan memindahkan wormhole untuk dipergunakan sebagai mesin waktu.

Apakah Ruang Terhingga?

Oleh: Jean-Pierre Luminet, Glenn D. Starkman, dan Jeffrey R. Weeks

Ilustrasi oleh: Bryan Christie Design
(Sumber: Scientific American, Special Edition – The Once and Future Cosmos, 31 Desember 2002, hal. 58-65)

Kearifan konvensional menyatakan alam semesta berluas tak terhingga. Tapi boleh jadi ia terhingga, hanya saja memberi ilusi ketakterhinggaan.

“Dunia Paralel”

“Dunia Paralel”
©Michio Kaku


Untuk mendownload versi lengkapnya silahkan di Terjemahan “Parallel Worlds”
Berikut adalah sebagian terjemahannya:

PENGANTAR

Kosmologi adalah studi mengenai alam semesta secara keseluruhan, meliputi kelahirannya dan barangkali nasib akhirnya. Tidak heran, kosmologi telah mengalami banyak transformasi dalam evolusi lambatnya yang menyakitkan, evolusi yang seringkali dikalahkan oleh dogma relijius dan takhayul.

Rabu, 07 November 2012

Mengungkap Misteri Terbentuknya Alam Semesta / Jagat Raya


Sebuah bola yang jatuh gedung bertingkat 20 ke tanah disebabkan oleh gaya gravitasi yang dibawa partikel graviton. Sementara itu, pesawat televisi bisa menerima siaran langsung dari studio yang berjarak ribuan mil disebabkan oleh gelombang elektromagnetik yang dibawa partikel foton.

Alam Semesta Kita Pernah Menerobos Alam Semesta Lain

Mengenal Apa Itu Gaya Gravitasi

Disadari atau tidak, seringkali kita tidak memahami pengalaman kita hidup di dunia ini. Tentang ‘sesuatu’ yang menyebabkan kita tetap lekat di permukaan bumi. Apakah sesuatu itu? Mengapa sesuatu itu ada? Bagaimana cara ia bekerja?

Suatu pertanyaan sederhana seringkali memerlukan pemikiran yang mendalam untuk memperoleh jawabannya. Dan mungkin, sedikit sekali yang berupaya sungguh-sungguh, karena hal itu tampaknya sesuatu yang “biasa” dalam kehidupan sehari-hari. Kecuali anak-anak yang polos dan lugu serta ingin tahu yang seringkali mengusik kita dengan pertanyaan-pertanyaan mereka yang spontan tentang segala sesuatu yang mereka lihat dan rasakan. Yang terkadang terkesan lucu namun menyenangkan. Diantaranya mengapa benda jatuh selalu ke “bawah”?

Zero Point Energy (ZPE): Energi dari ketiadaan?

Selama beberapa dekade terakhir ini para ilmuwan memimpikan sumber energi baru yang murah, aman, bebas polusi dan melimpah. Mungkinkah energi ini dapat terwujud justru dari ruang hampa?. Pada sekitar abad ke-17 orang berpendapat untuk membuat sebuah ruang hampa adalah cukup dengan menghisap keluar semua materi yang mengisi ruang tersebut yang dalam hal ini adalah molekul-molekul udara. Kemudian pada abad ke-19 orang menyadari dalam ruang hampa yang dibuat dengan cara demikian, akan masih tersisa radiasi thermal, yaitu radiasi disebabkan oleh perbedaan temperatur.

Apa Itu Kecepatan Cahaya (Light Speed)?

Sejauh ini ilmuwan belum menemukan sesuatu yang kecepatannya bisa melebihi kecepatan cahaya. Tapi apa itu kecepatan cahaya ?. Kecepatan cahaya merupakan sebuah konstanta yang disimbolkan dengan huruf c, singkatan dari celeritas (yang dirujuk dari dari bahasa Latin) yang berarti "kecepatan". Kecepatan cahaya dalam sebuah ruang hampa udara didefinisikan saat ini pada 299.792.458 meter per detik (m/s) atau 1.079.252.848,8 kilometer per jam (km/h) atau 186.282.4 mil per detik (mil/s) atau 670.616.629,38 mil per jam (mil/h), yang ditetapkan pada tahun 1975 dengan toleransi kesalahan sebesar 4×10−9.

Penjelasan Tentang Teori Fisika Kuantum

Teori kuantumWheeler sebenarnya sudah muncul sejak pasca Perang Dunia II, digagas oleh fisikawan John A. Wheeler. Kalo kita bicara tentang teori kuantum, harus kita pahami bahwa alam semesta (maksudnya alam partikel) bersifat fluktuatif, tidak ada yang pasti, karena dikontrol oleh asas ketidakpastian Heisenberg sehingga hanya probabilitas posisi dan momentumnya saja yang kita ketahui.

Misteri Dark Energy (Energi Gelap) di Alam Semesta

Belum lagi orang bisa memecahkan misteri tentang materi gelap (dark matter) alam semesta, sekarang ditemukan fenomena yang lebih muskil lagi, yaitu dark energy (energi gelap). Alam semesta akan terus berkembang selamanya. Demikian disimpulkan ilmuwan NASA dalam sebuah studi terbaru tentang salah satu teka-teki astronomi terbesar, 'dark energy' atau 'energi gelap'.

Fakta dan Penjelasan Ilmiah Tentang Crop Circle

Fenomena crop circle bisa dijelaskan secara Fisika. Pola yang muncul bisa jadi dihasilkan dari gelombang mikro dari Bumi, laser, dan GPS. Demikian dijelaskan oleh Richard Taylor, peneliti dari University of Oregon, AS, yang sekaligus mengungkap bahwa jejak pola simetris di areal pertanian tersebut tidak ada kaitannya dengan makhluk luar angkasa.

Crop circle diperkirakan muncul lebih dari 10.000 kali di sepanjang abad 20. Setiap kemunculannya selalu dikaitkan dengan keberadaan makhluk luar angkasa, bahkan hal-hal yang berhubungan dengan supranatural.

Waktu Mungkin Akan Berhenti 5 Milyar Tahun Depan

Sebelumnya, teori mengatakan bahwa waktu itu tak terbatas, akan tetapi teori baru mengatakan sebaliknya.

Sejauh yang bisa dikatakan para astrofisikawan, alam semesta mengembang dengan kecepatan tinggi dan cenderung akan tetap demikian untuk jangka waktu yang tak terbatas. Akan tetapi sekarang beberapa fisikawan mengatakan bahwa teori ini yang disebut "pengembangan abadi" dan implikasinya bahwa waktu tak ada akhirnya, merupakan suatu masalah bagi para ilmuwan untuk mengkalkulasi probabilitas setiap kejadian. Dalam makalah baru, mereka mengkalkulasi bahwa waktu cenderung akan berhenti dalam 5 milyar tahun mendatang yang disebabkan oleh sejenis malapetaka yang tak ada satupun hidup pada waktu itu untuk menyaksian kejadian tersebut.

Fisika Sains Modern Membuktikan adanya Tuhan

TUHAN itu adanya bersifat awal dan akhir, artinya Tuhan tidak memiliki usia sebagaimana manusia yang memiliki batasan waktu tertentu untuk hidup. Dalam kitab suci juga disebutkan bahwa Tuhan itu Cahaya Maha Cahaya. Apa ini artinya? Marilah kita telaah dengan kacamata sains modern.

Selasa, 06 November 2012

Kecerdasan Spiritual Danah Zohar Sebuah telaah kritis tentang SQ

Buku Danah Zohar telah terbit lagi. Buku itu berjudul sangat bombastis SQ, Spiritual Intelligence, the Ultimate Intelligence (Bloomsbury, London 2000). Buku ini adalah bagian dari triloginya tentang holisme kuantum yang aplikatif untuk kehidupan sehari-hari. Pada buku pertama, the Quantum Self (Bloomsbury , London 1990), Zohar telah mendobrak elitisme fisika kuantum yang oleh Fritjof Capra dilebur dengan elitisme mistik Timur menjadi elitisme eksklusif mistisime zaman baru. Dengan bukunya itu, Zohar justru meletakkan proses kuantum di tengah kehidupan kita sehari-hari dengan menyatakan bahwa proses berpikir kita yang biasa dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya pengalaman mistik yang esoteris, pada dasarnya adalah sebuah proses kuantum.

MENCARI KESATUAN REALITAS Pengantar untuk terjemahan the Philosophy of Mulla Sadra

Orang seagama, filsafatnya bisa saja berbeda. Begitu sebaliknya, orang yang berbeda agama, bisa saja filsafatnya sama. Namun kesamaan filosofis itu, biasanya, hanyalah pada garis besar saja. Pada uraian rinci biasanya terdapat perbedaan yang menyolok. Perbedaan itu terletak pada tambahan terhadap pandangan pokok yang berbeda. Itulah kita jumpai pada eksistensialime Islam di abad pertengahan dan eksistensialisme Barat di awal abad-20. Kedua bentuk eksistensialisme itu sama-sama mengatakan bahwa eksistensi mendahului esensi. Atau, dengan perkataan lain, wujud lebih pokok daripada hakekat. Walaupun begitu yang dipersoalkan berbeda. Eksistensialisme Prancis abad 20 mempersoalkan eksistensi dan esensi manusia, sedangkan eksistensialisme Iran abad pertengahan mempersoalkan eksistensi dan esensi realitas secara umum terutama Tuhan.

Senin, 05 November 2012

Visi Quantum Tentang Tuhan

Mekanika kuantum di kalangan fisikawan dikenal sebagai salah satu cabang dari fisika modern. Cabang lainnya adalah mekanika relativistik. Gabungan kedua teori tersebut melahirkan teori medan kuantum yang sangat berhasil untuk menerangkan fenomena fisika benda-benda sangat kecil seperti misalnya atom dan bagian-bagiannya yang lebih kecil lagi.

Akhir-akhir ini fisika modern itu dikenal di kalangan umum dengan julukan fisika baru. Ini dipicu oleh buku THE TAO OF PHYSICS (1976) karangan fisikawan Fritjof Capra. Dalam buku ini, Capra menunjukkan kesejajaran antara deskripsi para mistikus Timur tentang realitas dengan deskripsi fisikawan Barat modern tentang realitas kuantum.

Sejarah Fisika Kuantum

Fenomena yang mendasari Lahirnya Fisika Kuantum

Dasar dimulainya periode fisika kuantum adalah ketika fisika klasik tidak bisa menjelaskan gejala-gejala fisika yang bersifat mikroskofis dan bergerak dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya. Oleh karena itu, diperlukan cara pandang yang berbeda dengan sebelumnya dalam menjelaskan gejala fisika tersebut.

Sejarah fisika kuantum dimulai ketika Michael Faraday menemukan sinar katoda. Kemudian pada tahun 1859-1860, Gustav Kirchoff memberikan pernyataan tentang radiasi benda hitam. Pada tahun 1887 Ludwig Boltzman menyatakan bahwa bentuk energi pada sistem fisika berbentuk diskrit.

Umur Alam Semesta (The Age of the Universe)

Oleh: Prof. P. Silaban, Ph.D.

 Eksposisi ini menggunakan bahasa non-teknis untuk menjelaskan secara singkat landasan pemikiran yang mengawali pengembangan teori kuantum, teori relativitas khusus dan teori relativitas umum yang pada akhirnya dikaitkan kepada penentuan umur alam semesta.

Kekuatan Pikiran & Fisika Quantum

Anda barangkali terkejut tentang hubungan kekuatan pikiran dan fisika quantum. Tulisan ini bukan semata tentang kekuatan pikiran Anda, tetapi tentang kesemuanya: Anda, saya, kucing dan bahkan seluruh alam semesta. Segalanya yang bisa Anda lihat, sentuh, cium, dengar dan cicipi bisa dijelaskan melalui fisika quantum.