Jumat, 13 Januari 2017

A Lawyer Presents the Case for the Afterlife


a lawyer
Oleh : Dr. Viktor Zammit

Tidak dapat diragukan terdapatnya banyak bukti ilmiah tentang kehidupan setelah kematian. Pengacara Victor Zammit mendapatkan 23 kasus yang berbeda dimana didapat bukti-bukti yang menunjukkan adanya kehidupan dialam baka yang dapat dibuktikan secara pasti (mutlak; absolut) didalam bukunya yang berjudul “A Lawyer Presents the Case for the Afterlife

Perlu disimak: ini bukanlah doktrin sebuah agama. Juga bukan usaha apapun untuk mengubah kepercayaan/keyakinan anda. Saya hanya meminta anda untuk mempertimbangkan informasi ilmiah yang saya sajikan. Dr Victor Zammit menyatakan bahwa bukti-bukti yang disajikannya akan bisa diterima oleh pengadilan tertinggi dinegara yang beradab dimanapun. Diantara bukti teknisnya antara lain adalah:

Life after Life

life after lifeOleh : Raymond Moody

Pada tahun 1975, Dr Raymond Moody menerbitkan buku laris yang berjudul Life After Life  yang memusatkan perhatian pada pengalaman mati suri yang tidak pernah didokumentasi sebelumnya. Dr Moody adalah yang pertama kali menciptakan istilah “pengalaman mendekati kematian.” Dr. Moody juga merupakan penulis buku-buku berikut, The Light Beyond , Reunions , Life After Loss , Coming Back , Reflections , dan The Last Laug.

Senin, 09 Januari 2017

It from Bit?

John Archibald Wheeler (kanan) bersama kolega (Eckehard W. Mielke. (Foto oleh Emielke – CC BY-SA 3.0)Oleh: Rachel Thomas
18 Desember 2015
(Sumber: plus.maths.org)

Artikel ini merupakan bagian dari proyek informasi tentang informasi, bekerjasama dengan FQXi. Klik di sini untuk membaca artikel lain terkait konsep “it from bit” milik John Wheeler.

Jika sebatang pohon tumbang di hutan tapi tak ada orang di sana untuk mendengarnya, apakah ia betul-betul menghasilkan suara? Apa sesuatu eksis hanya jika ia diindera? Apa kata fisika tentang realitas? Ini adalah sebagian dari pertanyaan terbesar dalam fisika dan filsafat, tak kunjung terjawab setelah perdebatan selama berdekade-dekade, atau bahkan berabad-abad. Sebagian pihak penasaran apa ini bisa dijawab, tapi satu fisikawan tidak gentar mencoba:

Senin, 02 Januari 2017

Pilihan Bebas dalam Kehendak-NYA

Air mendidih dalam suhu berapa derajat Celsius? Ada yang menjawab: pada suhu 100 derajat Celsius. Apakah salah? Ya bisa salah, bisa benar. Kalau Anda memasak air di tepi pantai, maka Anda akan mendapati air itu akan mendidih pada suhu 100 derajat Celsius.

Tetapi, kalau Anda memasak air di puncak gunung, air Anda akan mendidih sebelum 100 derajat Celsius.

Bisa pada 95, 90, atau bahkan 80 derajat Celsius. Kenapa? Ya, karena, titik didih itu ‘bukan konstanta’, yang dimana pun akan mendidih pada suhu 100. Titik didih itu variable terhadap tekanan udara. Semakin tinggi tekanannya semakin tinggi pula titik didihnya, sebaliknya semakin rendah tekanannya, semakin rendah pula titik didihnya. Jadi, kalau begitu, mana yang benar dong?!

Melampaui Ruang & Waktu: Teori Kuantum Menyatakan Kesadaran Tetap Ada Setelah Kematian

consciousness-2-759x420Oleh: Arjun Walia

Untuk menjawab salah satu pertanyaan terbesar ilmu pengetahuan modern hari ini  tentang kesadaran manusia harus dilakukan dengan melihat asal-usulnya – apakah itu hanya produk dari otak, atau apakah otak itu sendiri hanyalah penerima kesadaran. Jika kesadaran bukan merupakan produk dari otak, itu berarti bahwa tubuh fisik kita tidak diperlukan untuk kontinuitas; bahwa kesadaran dapat eksis di luar tubuh kita.

Mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini adalah dasar untuk memahami sifat sejati dari realitas kita, dan dengan popularitas fisika kuantum pertanyaan tentang kesadaran dan hubungannya dengan fisik manusia menjadi semakin relevan.

Kamis, 22 Desember 2016

Kesadaran dan Mekanika Quantum

bf0fceb473d7295ae3b2d1a1be4d83a7Oleh : Thomas J. McFarlane dari
http://www.integralscience.org

Dalam esai naratif ini, kita mengikuti perjalanan para fisikawan abad ke-20 ke luar dari batas pandangan dunia yang lama untuk menjelajahi dunia menarik dari mekanika kuantum dan implikasi filosofis yang mendalam dari penemuan itu. Dunia yang dijelaskan oleh mekanika kuantum adalah aneh dan kontra-intuitif, yang meruntuhkan gagasan materialisme, determinisme, dan pemisahan. Kita juga menjelajahi masalah pengukuran dalam mekanika kuantum dan memeriksa argumen mengapa kesadaran diperlukan untuk menyelesaikan masalah kuantum. Resolusi tersebut, memaksa kita untuk melakukan perubahan radikal dalam pemahaman kita tentang dunia dan kesadaran.